9 Alasan Memilih Wisata di Jogja Saat Libur Panjang

TENTANG JOGJA

Gina Dwi

1/6/20254 min read

wisata di Jogja
wisata di Jogja

Kalau kamu lagi bingung mau pergi kemana untuk mengisi waktu libur, wisata di Jogja bisa jadi tujuan yang menyenangkan, lho! Kenapa aku bilang gini? Ya, karena sebagai pendatang yang tinggal di Jogja, tiap hari serasa lagi liburan.

Ada banyak destinasi wisata Jogja yang bisa kamu explore. Bahkan, tiap bulannya ada saja tempat wisata di Jogja terbaru yang bikin penasaran pengin dikunjungi. Biar kamu tambah yakin, berikut 10 alasan kenapa kamu harus memilih wisata di Jogja saat libur panjang!

  1. Wisata di Jogja murah

Kenapa biaya wisata di Jogja murah? Ya, Jogja dikenal sebagai daerah yang punya UMR (Upah Minimum Regional) yang rendah. Hal ini dipengaruhi oleh biaya hidup di Jogja yang terkenal murah. Ketika biaya hidup rendah, tentu akan berdampak pada sektor wisatanya.

Harga tiket masuk tempat wisata di Jogja memang lebih murah, bahkan banyak yang gratis, lho! Seperti, Malioboro Street atau Alun-Alun Kidul. Masuknya gratis, foto-foto sendiri gratis, yang bayar paling kalau kamu mau naik andong atau odong-odong. Wisata murah lainnya ada Tamansari Water Castle Yogyakarta. Tarif biaya masuk cuma Rp10.000 - Rp15.000 per orang. Mau sewa tempat ini untuk foto pre-wedding atau yearbook juga murah, cuma Rp150.000 - Rp250.000.

  1. Pilihan tempat wisatanya beragam

Selain murah, ada banyak wisata di Jogja yang wajib dikunjungi. Seperti Malioboro, yang menjual ragam souvenir dan batik khas Jogja. Ada Alun-Alun, Kraton Palace, dan Vredeburg Castle buat kamu pecinta sejarah. Belum lagi ada Candi Prambanan, Ratu Boko, dan Mendut.

Bahkan, di Candi Prambanan – kamu juga bisa menyaksikan Ramayana Ballet Yogyakarta secara indoor, maupun outdoor (hanya saat musim kemarau Mei - Oktober). Tak hanya itu, kamu bisa ikut serta dalam acara keagamaan umat Hindu di sana, seperti Festival Kirab Tawur Agung yang diadakan menjelang Hari Raya Nyepi.

  1. Akses ke Jogja sangat mudah

Apakah Jogja termasuk Jawa Tengah? Ya, jika dilihat di peta – Yogyakarta memang diapit oleh kota-kota di Jawa Tengah. Tapi, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan provinsi sendiri yang terpisah dari Jawa tengah. Namun karena lokasi strategisnya ini, banyak turis lokal (dari Jawa Tengah) rutin datang ke Jogja untuk berwisata.

Mereka hanya butuh waktu beberapa jam saja menggunakan jalur darat untuk bisa sampai di Jogja. Turis lokal dari Jakarta juga hanya butuh waktu 4 - 5 jam untuk sampai di Jogja (lewat tol). Kalau dari Bali naik pesawat, juga cuma 50 - 55 menit sudah sampai.

  1. Dukungan transportasi dalam kota juga memadai

Jika kamu mendarat di Yogyakarta International Airport, dan ingin langsung jalan-jalan ke Malioboro Street, nggak perlu bingung. Kamu bisa naik KA Bandara YIA, lalu turun di Yogyakarta Train Station (Tugu Jogja), dan berjalan kaki sekitar 2 menit – sudah sampai.

Layanan KA Bandara YIA menuju Tugu Jogja beroperasi dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Kamu bisa membeli tiket secara offline dengan mendatangi meja informasi stasiun atau vending machine yang tersedia di sana. Bisa juga beli online melalui aplikasi KA Bandara atau KAI Acces.

Transportasi dalam kota lainnya juga ada ojek online, atau kamu bisa cobain TransJogja. Untuk info rute dan pemesanan tiket, bisa kamu dapatkan melalui aplikasi TransJogja. Kalau mau yang lebih tradisional, kamu bisa cobain becak motor atau andong untuk berkeliling area Malioboro Street, sambil mampir membeli oleh-oleh.

  1. Bisa menikmati tradisi budaya Jawa

Setiap daerah punya ciri khasnya masing-masing. Kalau di Jogja… raja masih berkuasa. Jogja dipimpin oleh Gubernur sekaligus raja Kesultanan Yogyakarta. Tak heran bila Jogja sangat kental dengan tradisi budaya Jawa. Jogja juga disebut sebagai Culture City.

Kamu bakal banyak menemui ornamen, seperti lampu jalan, hiasan trotoar, bangunan, dan gedung dengan desain khas Jawa. Belum lagi ada kerajinan otentik seperti batik, kamu bisa belajar membuatnya dengan mengikuti Batik Workshop Yogyakarta. Ayo… dimana lagi kamu bisa menemukannya kalau nggak di Jogja?

  1. Cocok untuk keluarga dan anak muda

Tempat wisata di Yogyakarta yang beragam, cocok untuk kamu nikmati bersama keluarga atau bestie. Beberapa referensi wisata di Jogja untuk keluarga dan anak muda, seperti Obelix Hills. Tempat dimana kamu bisa menikmati sunset dari ketinggian, cocok buat healing sambil bersantai dan berfoto di banyak spot keren.

Buat yang nyari spot foto dengan view pantai, kamu bisa datang ke HeHa Ocean View. Hasil foto di sini nggak pernah gagal. Dijamin banyak yang nge-like di Instagram. Terus kalau mau basah-basahan, ada juga Waterboom Jogja yang tiket masuknya cuma Rp45.000 - Rp55.000 per orang.

  1. Ada banyak kuliner otentik yang wajib dicoba

Kalau ke Jogja pasti nyarinya gudeg. Ya, makanan satu ini benar-benar otentik karena hanya ada (yang enak) di Jogja. Rasa manis dari nangka muda yang direbus pakai gula jawa, ditambah pedasnya sambal krecek, menjadi perpaduan yang nikmat.

Selain gudeg, kamu juga bisa cobain Kopi Klotok Yogyakarta. Lokasinya berada di Jalan Kaliurang Km. 16, yang berdekatan dengan The Waroeng of Raminten Kaliurang – tempat makan dengan nuansa Limasan Jawa. Lalu, Jadah Tempe Mbah Carik atau Bakpia Tugu Jogja juga bisa jadi oleh-oleh yang wajib kamu bawa.

  1. Penduduknya ramah, seistimewa namanya

Mulai dari pedagang makanan, oleh-oleh, pegawai di tempat wisata dan transportasi, hingga tukang becak atau andong – semuanya ramah dan murah senyum. Begitulah ciri khas Jogja, behavior penduduknya pun kental dengan budaya Jawa yang sopan, serta lemah-lembut.

Warga Jogja sangat menghargai wisatawan yang datang berkunjung, sesuai titah Rajanya. Masyarakat diperintah Raja untuk selalu menjaga keamanan dan kedamaian. Sehingga tak heran bila mereka berupaya menerima para wisatawan dengan suka cita.

  1. Pilihan akomodasi tiap meter jalan ada

Kalau soal akomodasi, nggak usah ditanya. Hampir tiap meter ada, mulai dari budget hotel sampai hotel bintang 5 (seperti Hyatt Regency Yogyakarta). Kamu tinggal sesuaikan dengan budget liburanmu. Mau cari yang instagramable juga banyak, seperti The Folk – penginapan murah dengan gaya ala-ala apartemen di Upper East Side, New York.

Penginapan yang rasa-rasa Meksiko juga ada, bernama Por Aqui Stay & Dine -- mengusung konsep Bohemian yang colourful, bikin cantik di foto. Ada juga penginapan yang temanya Jogja banget, yaitu Kampung Lawasan Heritage Cottage. Bangunan yang dominan terbuat dari kayu, membawa kamu bernostalgia ke zaman dahulu.

Itu tadi 10 alasan memilih wisata di Jogja saat libur panjang. Kira-kira mana yang paling bikin kamu penasaran dan ingin mencobanya? Terus, kalau kamu butuh camilan, minuman dingin, atau makanan instan tapi mager mau keluar penginapan, tenang... belanja aja di yukblanja.com! Kamu bisa belanja berbagai kebutuhan harian cukup lewat smartphone kamu, dan kami akan langsung kirimkan pesananmu. Cobain deh!


tempat belanja di Jogja
tempat belanja di Jogja